Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Olahraga sore hari disarankan bagi penderita diabates tipe dua. Hal itu ditunjukkan dari hasil studi yang dilakukan oleh Brigham and Women's Hospital serta Joslin Diabetes Center dalam jurnal Diabetes Care.

Antaranews.com yang mengutip Helathline menyebut, studi tentang olahraga sore bagi penderita diabates ini melibatkan 2.400 responden dari data yang dihimpun studi Look AHEAD (Action for Healthin Diabetes).

Disebutkan, akticitas sedang hingga besar pada sore hari memicu penurunan gula darah yang cukup besar pada tahun pertama pengamatan. Kelompok responden ini juga tetap mempertahankan penurunan gula darah pada tahun keempat pengamatan.

Belum diketahui secara pasti alasan di balik olahraga sore hari yang membawa dampak lebih baik untuk penderita diabetes tipe dua.

Baca: Ini Perbedaan Gatal Biasa dengan Gatal Diabetes yang Penting Diketahui

Namun, pakar dari Brigham and Women's Hospital, Dr Jingyi Qian, serta pakar dari Joslin Diabetes Center, Dr Roeland Middelbeek menilai bahwa sistem sirkadian kemungkinan turut mengambil peran.”Sistem sirkadian ini mengatur banyak fungsi fisiologis dalam tubuh kita, yang mungkin berperan dalam manfaat waktu tertentu dari aktivitas fisik," kata Qian.Meski demikian, perilaku usai makan (postprandial) atau siklus tidur-bangun juga dianggap bisa berkontribusi pada hasil penelitian.”Misalnya, aktivitas fisik setelah makan, yang mungkin paling sering terjadi (aktivitas fisik) dilakukan pada sore hari setelah makan siang, adalah strategi yang efektif untuk mengelola kadar glukosa postprandial pada diabetes tipe dua," kata terangnya.Baca: Kesemutan Bisa Jadi Gejala Diabetes, Ini Tips dari Sahabat LestariOlahraga sore hari memang dinilai cukup efektif membantu mengontrol kadar gula darah, namun olahraga pada waktu lain juga tetap bermanfaat bagi penderita diabetes tipe dua. Di antaranya mengatur berat badan hingga meningkatkan kesehatan mental.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler