Lebih Sehat Mana, Toilet Duduk apa Jongkok? Ini Jawabannya
Cholis Anwar
Senin, 4 Desember 2023 12:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pilihan antara toilet duduk dan toilet jongkok saat buang air besar (BAB) kini menjadi sorotan, bukan hanya dari segi kenyamanan, tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan.
Menurut Alodokter, dua jenis toilet ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang patut diperhatikan.
Kelebihan dari toilet duduk mempunyai desain modern dan mewah. Toilet duduk mewakili tingkat modernitas dan sering menjadi pilihan di rumah-rumah baru. Selain itu, toilet duduk cocok untuk lansia, wanita hamil besar, atau penderita cedera lutut.
Sementara kekurangan dari toilet duduk, harga yang ditawarkan sudah pasti lebih mahal. Terlebih toilet duduk jenis pintar, memiliki harga yang lebih tinggi dibanding toilet jongkok.
Toilet duduk ini rupanya juga kurang sehat. Sebab, BAB dengan toilet duduk dapat memakan waktu dan tenaga lebih besar, meningkatkan risiko wasir dan sembelit. Risiko penularan penyakit juga dapat meningkat karena kontak langsung dengan permukaan kloset.
Sementara toilet jongkok, kelebihannya antara lain harga yang lebih terjangkau. Selain itu, toilet jongkok lebih sehat. Sebab, posisi jongkok efektif melancarkan proses BAB, mendukung kinerja otot, dan mencegah gangguan seperti kembung, sembelit, dan wasir. Cocok untuk ibu hamil.
Memang, toilet jongkok ini dianggap kuno dan perkembangan modelnya tidak sebanyak toilet duduk. Selain itu, kekurangan dari toilet jongkok juga dapat menyebabkan nyeri pada tumit dan paha, kurang cocok untuk orang dengan gangguan pada pergelangan kaki.
Keputusan antara toilet duduk dan jongkok menjadi pertimbangan penting karena tidak hanya memengaruhi kenyamanan tetapi juga kesehatan. Pengguna dapat memilih sesuai preferensi dan kebutuhan masing-masing, dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang telah disebutkan.



