Mengenal Fotofobia, Mata Jadi Super Sensitif Melihat Cahaya Terang
Dani Agus
Senin, 6 Januari 2025 21:13:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
2. Sakit kepala
Hampir 80 persen orang yang mengalami migrain (sakit kepala berulang) akan merasa sangat kesilauan bila melihat cahaya terang. Jenis sakit kepala lainnya, seperti sakit kepala tegang dan sakit kepala cluster juga sering menyebabkan fotofobia pada beberapa pengidapnya.
2. Masalah pada mata
Selain sakit kepala, berbagai masalah pada mata juga bisa menimbulkan fotofobia, seperti:
- Mata kering
- Uveitis (peradangan dan pembengkakan pada lapisan uveal)
- Keratitis (pembengkakan pada kornea, yaitu lapisan bening yang menutupi bagian warna yang berwarna)
- Iritis (pembengkakan cincin berwarna di sekitar pupil)
- Katarak (lapisan berawan yang menutupi lensa mata)
- Abrasi kornea (goresan pada kornea mata)
- Konjungtivitis (mata merah aau pradangan pada bagian putih mata)
- Kerusakan pada retina
- Blepharospasm (mata kedutan)
- Pernah menjalani operasi lasik mata
4. Gangguan kejiwaan
Fotofobia juga dapat menyerang orang dengan penyakit kejiwaan, seperti:
- Gangguan kecemasan
- Gangguan bipolar
- Depresi
- Serangan panik
- Agorafobia (ketakutan berada di tempat-tempat umum)
Penyebab Footofobia...



