Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Ada banyak gangguan kesehatan pada mata. Salah satunya adalah fotofobia.

Istilah fotofobia ini barangkali masih asing bagi banyak orang. Padahal, bisa jadi sudah pernah mengalami kondisi ini.

Melansir Hellosehat, fotofobia adalah kondisi mata yang sensitif melihat cahaya terang. Fotofobia adalah gangguan pada fungsi mata. Fotofobia adalah gangguan mata yang umum dan dapat terjadi kapan saja. Terutama jika mata Anda memang sedang bermasalah.

Saat Anda berada di ruangan yang terang, fotofobia akan menyebabkan mata panas dan terasa perih. Anda akan menyipitkan mata atau berkedip beberapa kali, bahkan menitikkan air mata tanpa sadar meski tidak sedang sedih.

Penyebab utama fotofobia adalah adanya gangguan koneksi antara sel-sel di mata yang mendeteksi cahaya dengan saraf yang ada di kepala Anda.

Kondisi tersebut bisa terjadi jika Anda mengalami beberapa hal berikut, seperti:

1. Berada di tempat gelap cukup lama

Fotofobia mungkin saja terjadi saat Anda nonton bioskop. Berada di tempat gelap cukup lama dan tiba-tiba berpindah ke ruangan yang cukup terang, pasti membuat Anda memicingkan mata karena kering dan kesilauan.

Untungnya, kondisi ini hanya terjadi beberapa detik atau menit saja. Mata Anda akan kembali normal setelah beradaptasi dengan cahaya sekitarnya.

Penyebab Footofobia... 

2. Sakit kepala

Hampir 80 persen orang yang mengalami migrain (sakit kepala berulang) akan merasa sangat kesilauan bila melihat cahaya terang. Jenis sakit kepala lainnya, seperti sakit kepala tegang dan sakit kepala cluster juga sering menyebabkan fotofobia pada beberapa pengidapnya.

2. Masalah pada mata

Selain sakit kepala, berbagai masalah pada mata juga bisa menimbulkan fotofobia, seperti:

  • Mata kering
  • Uveitis (peradangan dan pembengkakan pada lapisan uveal)
  • Keratitis (pembengkakan pada kornea, yaitu lapisan bening yang menutupi bagian warna yang berwarna)
  • Iritis (pembengkakan cincin berwarna di sekitar pupil)
  • Katarak (lapisan berawan yang menutupi lensa mata)
  • Abrasi kornea (goresan pada kornea mata)
  • Konjungtivitis (mata merah aau pradangan pada bagian putih mata)
  • Kerusakan pada retina
  • Blepharospasm (mata kedutan)
  • Pernah menjalani operasi lasik mata

4. Gangguan kejiwaan

Fotofobia juga dapat menyerang orang dengan penyakit kejiwaan, seperti:

  • Gangguan kecemasan
  • Gangguan bipolar
  • Depresi
  • Serangan panik
  • Agorafobia (ketakutan berada di tempat-tempat umum)

Penyebab Footofobia... 

5. Menggunakan obat-obatan tertentu

Ada beberapa obat yang menimbulkan efek samping fotofobia, seperti:

  • Antibiotik doxycycline dan tetracycline
  • Furosemide (obat untuk mengobati gagal jantung kongestif, penyakit liver, penyakit ginjal)
  • Quinine (obat untuk mengobati malaria)

6. Masalah pada otak

Beberapa masalah pada otak juga bisa menyebabkan fotofobia, meliputi:

  • Meningitis (infeksi dan pembengkakan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang)
  • Cedera parah di kepala
  • Adanya tumor di kelenjar pituitari
  • Supranuclear palsy (penyakit otak yang menyebabkan masalah gerak dan keseimbangan tubuh)

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler