Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

2. Pengobatan dengan Obat Medis di Apotek

Jika pengobatan alami tidak memberikan hasil atau panu sudah membandel, obat-obatan antijamur topikal (oles) yang bisa dibeli di apotek adalah pilihan yang lebih efektif.

  • Salep/Krim Antijamur:
    Carilah produk yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, miconazole, atau clotrimazole. Obat-obatan ini bekerja dengan merusak dinding sel jamur, sehingga menghentikan pertumbuhannya. Oleskan salep ini 1-2 kali sehari sesuai petunjuk kemasan.
  • Sabun atau Sampo Antijamur: Beberapa sabun atau sampo khusus juga mengandung zat aktif seperti ketoconazole atau selenium sulfide. Produk ini sangat efektif jika panu muncul di area yang luas seperti punggung atau dada. Gunakan saat mandi dan diamkan busanya selama beberapa menit sebelum dibilas.

Jika panu tidak kunjung membaik setelah 2-3 minggu pengobatan mandiri, atau menyebar ke area yang lebih luas, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Dokter dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat dan meresepkan obat oral (minum) yang lebih kuat jika diperlukan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler