Cotton Bud Tak Disarankan Buat Bersihkan Bagian Dalam Telinga
Zulkifli Fahmi
Sabtu, 28 Oktober 2023 17:47:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Ternyata cotton bud tidak disarankan untuk membersihkan bagian dalam telinga. Telinga memiliki ear wax yang berfungsi untuk membersihkan telinga.
Membersihkan bagian dalam telinga menggunakan cotton bud justru berakibat fatal. Sebab dapat menyebabkan penumpukan sisa cotton bud maupun kotoran yang membuat infeksi.
Infeksi dalam rongga telinga ini ditandai dengan telinga berdenging, kehilangan pendengaran, bahkan dapat mengancam nyawa.
Mengutip dari laman resmi RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Sabtu (28/10/2023) telinga ternyata sudah dapat membersihkan atau mengeluarkan kotorannya sendiri. Dengan begitu, tak perlu berusaha mengeluarkan kotoran pada telinga.
Proses pembersihan telinga itu terjadi saat kita berbicara, mengunyah, atau menggerakkan bagian rahang. Biasanya jika sudah kotor, ear wax akan keluar dengan sendirinya saat menggerakkan rahang yang membuat otot pipi bergerak.
Ear Wax ini sering kali dikira kotoran, padahal bukan. Ear wax diproduksi dalam telinga setiap manusia, memiliki tekstur lengket seperti pasta atau krim yang berfungsi untuk menjaga kesehatan telinga, seperti mencegah bakteri maupun benda asing masuk kedalam telinga, mencegah infeksi, melembabkan saluran telinga, dan melindungi gendang telinga.
”Mengorek telinga dengan cotton bud membuat kotoran semakin masuk kedalam dan menyebabkan kotoran malah mengendap pada bagian dalam telinga yang panjangnya 2,5-3 cm saja. Kotoran yang mengendap dapat menjadi keras dan menghambat sirkulasi dalam telinga. Kondisi ini menyebabkan seseorang mengalami gangguan pendengaran,” demikian penjelasan RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
Ear wax yang dihasilkan secara alami ini berfungsi menangkap bakteri atau zat asing dalam telinga. Ketika membersihkan telinga menggunakan cotton bud, justru ear wax akan terdorong masuk dan justru berisiko infeksi di bagian dalam telinga.
”Rusaknya gendang telinga juga dapat dialami oleh seseorang yang sering membersihkan telinga bagian dalam dengan cotton bud,” tulis RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
Alangkah baiknya, membersihkan telinga ketika merasakan gatal di bagian dalam telinga atau saat telinga berdering. Namun, tetap saja hindari penggunaan cotton bud maupun ear candle. Penggunaan ear candle unutk membersihkan telinga justru membuat bagian dalam telinga cedera.
Salah satu cara untuk membersihkan bagian dalam Indera pendengaran yakni dengan menggunakan obat tetes telinga. Obat ini berguna untuk melunakkan kotoran di dalam telinga yang mengeras agar mudah keluar.
Apabila tak berhasil, tak ada salahnya mengunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga maupun bertanya mengenai cara pembersihan telinga yang benar untuk menghindari gangguan pada telinga. Kunjungi rumah sakit terdekat untuk memeriksa kondisi kesehatan telinga anda.



