Jumat, 1 Maret 2024

Selain Minum Air, Ini Cara Mengatasi Dehidrasi yang Penting Diketahui

Dani Agus
Sabtu, 13 Mei 2023 22:54:47
Foto: Ilustrasi (freepik.com)
Murianews, Kudus – Sejak beberapa hari terakhir, suhu udara terasa lebih panas dari sebelumnya. Hal ini menyebabkan banyak orang merasa tidak nyaman ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah. Kondisi yang terjadi ini hampir seperti akibat adanya gelombang panas atau heatwave. Yakni peningkatan suhu udara secara signifikan yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Saat cuaca menyengat seperti ini dapat memengarugi kondisi kesehatan. Cuaca panas mengakibatkan orang rentan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh. Baca juga: Kenapa Ibu Rumah Tangga Rentan Alami Stres? Begini Penjelasannya Oleh sebab itu, penting melakukan upaya pencegahan untuk menghindari dehidrasi. Biasanya, orang akan banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Namun, selain itu masih ad acara lainnya yang bisa dilakukan. Nah, berikut ini beberapa cara untuk mencegah dehidrasi terutama saat cuaca panas, dilansir dari Hellosehat, Sabtu (13/5/2023). 1. Minum air putih Minum air putih merupakan cara mengatasi dehidrasi yang paling efektif. Saat dehidrasi, cairan tubuh berkurang drastis. Segera minum air putih untuk mengembalikan cairan yang sudah hilang. Agar terhindar dari dehidrasi, Kementerian Kesehatan RI menyarankan untuk minum air putih sebanyak dua liter per hari. 2. Konsumsi sayur dan buah kaya air Jangan salah, asupan air bisa Anda dapatkan dari makanan. Pasalnya, makanan mampu menyumbang asupan cairan sekitar 20 persen. Umumnya, makanan untuk mengatasi dehidrasi berasal dari sayur dan buah dengan kandungan air sebanyak 90% atau lebih. Inilah beberapa sayur dan buah kaya air yang bisa Anda konsumsi sebagai cara mengatasi dehidrasi. Antara lain, timun, seledri, semangka, stroberi, kembang kol, melon, dan selada. Mengonsumsi sayur dan buah kaya air juga menambah asupan kalori. Artinya, cara ini bisa menambah energi tubuh sehingga mengurangi kelelahan akibat dehidrasi. 3. Minum jus buah kaya air Mungkin beberapa orang tidak begitu suka mengunyah sayuran dan buah-buahan. Meski demikian, ada cara mengatasi dehidrasi lainnya yang sekaligus memanjakan lidah Anda yaitu dengan minum jus buah. Layaknya mengonsumsi buah dan sayur utuh, jus buah juga bisa mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Beberapa jenis buah kaya air dan cocok untuk dijus adalah jeruk, nanas, apel, anggur, dan pir. 4. Minum oralit Saat tubuh dehidrasi, tubuh kehilangan banyak mineral elektrolit, seperti natrium, kalsium, kalium, klor, fosfat, dan magnesium. Jadi, dehidrasi secara otomatis membuat tubuh mengalami gangguan elektrolit. Untuk mengembalikan elektrolit yang hilang, Anda bisa minum larutan oralit sebagai cara mengatasi dehidrasi yang efektif. Melansir riset terbitan Current Gastroenterology Reports, oralit terbukti membantu kadar glukosa tubuh untuk menyerap natrium dan cairan di usus kecil. Umumnya, oralit berguna untuk penderita dehidrasi akibat diare. 5. Tetap berikan ASI bila bayi dehidrasi Bila bayi mengalami kondisi ini, cara mengatasi dehidrasi yang paling tepat adalah dengan memberikan ASI. Terbukti, sebanyak 88% kandungan ASI adalah air. Selain itu, ASI juga mengandung seluruh mineral elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Bila bayi mengonsumsi susu formula, pastikan tidak mengandung laktosa. Tubuh bayi lebih sulit mencerna laktosa sehingga bayi rentan mengalami diare yang justru memperparah dehidrasi. Saat bayi menjalani ASI eksklusif, berikan oralit jika hanya berdasarkan saran dokter. 6. Konsumsi minuman olahraga bagi atlet Dehidrasi pada atlet muncul akibat banyaknya keringat yang keluar saat beraktivitas fisik. Kondisi ini ternyata memicu atlet kekurangan cairan dan elektrolit. Hal ini pula yang membuat atlet rentan mengalami hiponatremia atau kekurangan natrium pada darah. Meski mengonsumsi air merupakan cara mengatasi dehidrasi yang ideal, hal ini tidak cukup bagi atlet dengan hiponatremia. Air minum biasa mengencerkan kadar natrium pada darah. Hal ini akan membuat kekurangan natrium lebih banyak. Untuk itu, cara mengatasi dehidrasi yang tepat pada atlet adalah dengan mengonsumsi minuman olahraga yang mengandung natrium. 7. Mengurangi asupan kafein Kandungan kafein bekerja sebagai diuretik, yaitu memicu buang air kecil. Sifat diuretik pada kafein ternyata mampu membuang kadar natrium dan air melalui urine. Bila Anda mengalami dehidrasi, asupan kafein justru mengurangi kadar natrium dan air pada tubuh sehingga memperparah kondisi dehidrasi. Untuk itu, hentikan konsumsi kafein agar tidak kekurangan cairan dan elektrolit saat dehidrasi. 8. Pemberian infus Bila kondisi sudah parah, cara mengatasi dehidrasi memungkinkan adalah dengan memberikan infus. Cairan infus yang umum untuk mengatasi dehidrasi terdiri dari dua jenis.
  • Larutan kristaloid: larutan ini mengandung gula, mineral elektrolit, dan air.
  • Koloid: larutan ini memiliki molekul yang lebih besar sehingga bisa bertahan di pembuluh darah.
Selain langkah-langkah di atas, jangan lupa untuk melakukan kegiatan di lingkungan sejuk. Hal ini berguna agar tubuh tidak berkeringat secara berlebihan. Tanda tubuh terhidrasi dengan baik Salah satu cara sederhana untuk mengetahui apakah tubuh sudah mendapatkan cairan yang cukup yaitu dengan melakukan tes warna urine. Ketika urine berwarna bening atau kuning, kemungkinan tubuh sudah mendapatkan cukup air. Jika urine berwarna kuning tua, Anda harus meningkatkan jumlah asupan cairan sehat untuk tubuh. Ini bisa menjadi tanda awal dehidrasi. Ketika tubuh sudah merasa lebih baik dan nafsu makan sudah kembali seperti semula, jagalah keseimbangan makanan padat. Imbangi pula dengan minuman agar tubuh dapat menerima nutrisi dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh.  

Baca Juga

Komentar