Jumat, 1 Maret 2024

Tak Cuma Kena Flu, Ini Penyebab Hidung Terasa Panas

Dani Agus
Jumat, 20 Oktober 2023 14:51:00
Ilustrasi. (freepik.com)

Murianews, Kudus – Banyak orang pernah mengalami kondisi hidungnya terasa panas. Hal ini cukup mengganggu aktivitas karena hidung yang terasa panas bikin suasana tidak nyaman.

Biasanya, hidung terasa panas ini muncul jika akan terkena flu dan batuk. Kondisi ini sering dialami kala cuaca panas menyengat atau di peralihan musim.

Namun, hidung terasa panas tidak hanya tanda dari gejala terkena flu dan batuk. Ada beberapa penyebab lainnya yang menjadikan hidung terasa panas.

Melansir dari Hellosehat, Jumat (20/10/2023), ada sejumlah kondisi yang menyebabkan hidung terasa panas. Berikut di antaranya:

1. Perubahan suhu udara

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, salah satu fungsi hidung adalah mengatur suhu udara yang masuk ke dalam tubuh. Bila terjadi perubahan suhu udara secara tiba-tiba, misalnya bila Anda berpindah dari ruangan yang panas ke ruangan yang dingin, Anda mungkin akan merasakan sensasi panas di hidung.

2. Musim pancaroba

Musim pancaroba dikenal dengan musim penyakit. Ini karena di pergantian musim, banyak orang yang mengalami influenza. Adanya perubahan cuaca di lingkungan mengharuskan tubuh untuk segera beradaptasi. Hidung yang tertugas mengatur suhu udara yang dihirup juga perlu bekerja keras.

Akibatnya, banyak orang yang mengalami gangguan pada pernapasannya bila berada di cuaca yang sedang tak menentu.

3. Pilek atau flu

Di hidung terdapat bulu-bulu halus dan cairan yang berfungsi sebagai penyaring udara. Jadi, bila terkena serangan virus atau bakteri, hidung Anda akan langsung bereaksi. Selain hidung terasa panas, saat pilek Anda juga akan merasakan gejala seperti hidung berair, tersumbat, dan bersin-bersin.

4. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus. Rongga sinus terdapat pada area pipi di dekat mata dan pada dahi.

Ini terjadi karena adanya penumpukan cairan di rongga tersebut. Beberapa gejala sinusitis yaitu hidung tersumbat, terasa perih, beringus, tenggorokan sakit, dan sakit kepala.

5. Rinitis alergi

Beberapa orang mengidap rinitis alergi terhadap partikel-partikel halus seperti serbuk sari pada bunga, debu, lada, bulu hewan, dan lain sebagainya. Nah, bila terkena zat yang membuat alergi tersebut, Anda mungkin akan mengalami masalah pada hidung seperti terasa panas, meler, dan sebagainya.

6. Menghirup asap rokok

Hidung terasa panas juga bisa terjadi karena menghirup asap yang mengandung racun, seperti asap rokok.

Melansir National Health Service, bahan kimia yang terbawa oleh asap tersebut dapat mengiritasi pernapasan sehingga menyebabkan rasa seperti terbakar di hidung.

7. Menghirup bahan kimia berbahaya

Selain asap rokok, menghirup bahan kimia yang berbau menyengat atau mengandung racun juga dapat menyebabkan hidung terasa panas. Bahan kimia tersebut di antaranya seperti gas amonia, pestisida, dan lainnya. Pada kondisi tertentu, menghirup gas yang bersifat racun dapat menyebabkan hilang kesadaran bahkan kematian.

8. Polusi udara

Bukan hanya di pabrik atau laboratorium, Anda bisa saja menghirup gas yang berbahaya dari polusi udara di jalan atau di rumah sendiri. Ambil contohnya, asap kendaraan bermotor terutama dari kendaraan yang sudah tua.

Selain itu, beberapa produk rumah tangga seperti parfum dan pemutih pakaian dapat menimbulkan aroma menyengat sehingga membuat hidung terasa panas.

9. Ketidakseimbangan hormon

Perubahan hormon misalnya pada saat pubertas, hamil, atau penggunaan alat kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan rhinitis non alergi. Salah satu gejalanya adalah hidung terasa panas, perih, atau merasakan sensasi terbakar. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ini bukanlah gejala yang berbahaya.

10. Penggunaan obat-obatan secara berlebihan

Untuk mengobati influenza atau penyakit yang menyerang pernapasan lainnya Anda tentunya membutuhkan obat-obatan. Obat-obatan dekongestan dan antihistamin memang dapat membantu. Namun, bila dikonsumsi berlebihan, hal ini justru dapat menyebabkan hidung terasa panas. Untuk mengantisipasi kondisi ini, patuhilah selalu dosis dan aturan pakai obat-obatan saat Anda mengonsumsinya.

Komentar