Jumat, 1 Maret 2024

Ini Biaya dan Waktu Terbaik Konsultasi ke Dokter Kandungan

Dani Agus
Jumat, 8 Desember 2023 23:00:00
Ilustrasi hamil (freepik.com)

Murianews, Kudus – Pemeriksaan rutin secara berkala perlu dilakukan ibu hamil (bumil) untuk memastikan kesehatan diri dan janin yang dikandung. Salah satu yang dilakukan dalam pemeriksaan ini adalah melalui dokter kandungan.

Meski demikian, tidak semua bumil melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan dengan beberapa alasan. Misalnya, soal biaya, tak ada yang mengantar hingga tidak tahu kapan harus melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.

Ada beberapa kondisi di mana sebaiknya bumil memeriksakan diri ke dokter kandungan, terutama jika bumil memiliki riwayat masalah kesehatan. Namun, tidak sedikit bumil yang masih kebingungan mengenai waktu yang tepat untuk mengunjungi dokter kandungan.

Nah, berikut beberapa waktu terbaik untuk bumil konsultasi ke dokter kandungan, Dilansir dari Halodoc, Jumat (8/12/2023).

1. Awal kehamilan

Waktu optimal bagi bumil untuk memeriksakan kandungannya adalah pada tahap awal kehamilan. Bumil dapat mengetahui usia kehamilan dan kondisi anak dalam kandungan dengan melakukan USG di awal kehamilan.

Idealnya untuk mendapatkan USG dan berkonsultasi dengan dokter atau bidan adalah pada 8-12 minggu pertama kehamilan. Jika bumil tidak terlalu merasakan masalah pada saat kehamilan, dokter akan menyarankan untuk melakukan kunjungan sebulan sekali. Hal ini guna mencegah gangguan kehamilan pada trimester pertama.

2. Memasuki trimester baru

Ibu harus tetap memeriksakan kandungannya sesuai jadwal yang telah diberikan dokter. Hal ini dilakukan untuk menghindari masalah terkait kehamilan sehingga dapat ditangani dengan cepat.

Pada tahap ini, dokter akan memberikan pedoman lebih banyak tentang asupan nutrisi dan nutrisi apa yang dibutuhkan janin untuk pertumbuhan dan perkembangan. Hal serupa juga berlaku untuk konsumsi makanan dan kebutuhan nutrisi bagi ibu.

Dokter biasanya akan melakukan USG tambahan saat pasien memasuki trimester baru untuk memantau perkembangan dan kesehatan janin selama kehamilan dan untuk memberikan penjelasan yang lebih rinci.

3. Menjelang persalinan

Saat hari persalinan hampir tiba, biasanya dokter atau bidan akan diinstruksikan untuk memeriksakan kandungan lebih intens. Pada saat awal kehamilan, mungkin dokter hanya menganjurkan sebulan sekali pengecekan kandungan.

Berbeda saat memasuki trimester ketiga, saat satu bulan menjelang persalinan biasanya dokter akan menyarankan untuk mengecek kandungan seminggu sekali. Hal ini menjadi kesempatan untuk memeriksa kondisi dan posisi janin, pemeriksaan mulut rahim ibu, pemeriksaan rongga panggul, dan juga perkiraan berat bayi saat akan dilahirkan.

4. Saat terjadi masalah kesehatan reproduksi

Waktu terbaik lain untuk melakukan pemeriksaan di dokter kandungan adalah ketika bumil mengalami masalah dengan sistem reproduksi. Ini berlaku bahkan jika bumil mengidap endometriosis atau PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).

Sangat penting bagi bumil untuk mengatasi masalah dalam situasi ini sebelum memilih untuk hamil. Kemungkinan kehamilan yang sehat akan meningkat dengan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter kandungan.

5. Mengalami tanda gangguan kehamilan

Ibu hamil juga perlu waspada jika mengalami perubahan atau tanda dari gangguan kehamilan. Mulai dari penurunan nafsu makan yang drastis, muntah terus menerus, demam tinggi, pergerakan janin yang berkurang, perdarahan, hingga air ketuban pecah dini.

Jika ibu mengalami beberapa tanda tersebut selama menjalani kehamilan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu, pengobatan bisa dilakukan agar kehamilan tetap berjalan dengan sehat.

Biaya Konsultasi Dokter Kandungan

Ada berbagai persiapan yang perlu kamu lakukan sebelum mengunjungi dokter kandungan. Salah satunya pemilihan rumah sakit guna memastikan biaya konsultasi dokter kandungan.

Biasanya, biaya konsultasi dokter kandungan akan berbeda-beda pada setiap rumah sakit, baik rumah sakit swasta maupun rumah sakit pemerintah. Contohnya, untuk wilayah Jakarta, biaya konsultasi dokter kandungan berkisar antara Rp 120.000-Rp 440.000.

Sementara itu, biaya konsultasi dokter kandungan berkisar antara Rp 95.000-Rp 200.000 di wilayah Bekasi, Jawa barat. Di kawasan Bandung, biaya konsultasi dokter kandungan berkisar antara Rp 125.000-Rp 220.000.

Itulah biaya konsultasi dokter kandungan di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bandung. Tentunya, biaya tersebut belum termasuk biaya pemeriksaan penunjang lainnya, seperti USG.

Biaya USG juga berbeda untuk setiap jenis USG dan lokasi rumah sakit. Jika USG dilakukan di puskesmas atau fasilitas kesehatan pemerintah, pemeriksaan ini gratis dengan BPJS atau KIS.

Tidak ada batasan USG kehamilan, asalkan ibu hamil memenuhi syarat dengan mendapatkan rujukan dari faskes tingkat 1, dan ibu hamil memiliki indikasi medis yang memerlukan USG. Biaya yang tertera juga akan tergantung pada jenis tes yang ibu lakukan.

Komentar