Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bagi Anda yang sering mengeluh nyeri di leher sebelah kiri, mulai sekarang jangan dianggap enteng. Ini lantaran, rasa nyeri tersebut bisa jadi Anda terkena penyakit kronis.

Penyakit kronis yang mungkin hinggap dengan ciri nyeri leher sebelah kiri tersebut di antaranya kolesterol tinggi hingga jantung koroner. Hanya saja, selain nyeri, untuk masing-masing penyakit tersebut terdapat beberapa ciri-ciri lain.

Melansir dari laman Alodokter.com, dr Danny dalam sesi tanya jawab dengan pasien menjelaskan, nyeri leher sebelah kiri memang menjadi gejala kolesterol naik tajam.

Hanya saja, pada saat kadar kolesterol yang terlalu tinggi tersebut, terdapat gejala lain. Beberapa di antaranya mengalami rasa nyeri pada daerah kedua bahu hingga punggung.

Sedangkan untuk penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan rasa sakit pada daerah leher. Tetapi biasanay pada penyakit jantung koroner akan diikuti gejala seperti nyeri pada dada seperti tertekan, keringat dingin , lemas, hingga berdebar debar.

Meski begitu, ia tak memungkiri, nyeri leher tersebut bisa juga diakibatkan tegang otot daerah leher. Tegang otot dareah leher tersebut biasanya dapat disebabkan karena terlalu lama bekerja di depan komputer, terlalu lama menyetir, atau terlalu sering membawa benda berat dengan tumpuan pada bahu.

Selain itu pola istirahat / tidur juga dapat berpengaruh terhadap rasa sakit daerah leher dan bahu.

Oleh karena itu, untuk menentukan penyebab dari keadaan anda maka sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter sehingga dokter dapat memeriksa keadaan anda lebih lanjut.

Mungkin nanti akan dilakukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan darah, rontgen, EKG, atau CT scan jika memang diperlukan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler